PENINGKATAN SELF-MANAGEMENT PASIEN HIPERTENSI UNTUK PENCEGAHAN PENYAKIT JANTUNG DI DESA BANGUN REJO TAHUN 2026

Authors

  • Adelina Sembiring STIKes Mitra Husada Medan
  • Petra Diansari Zega STIKes Mitra Husada Medan
  • Lisdayanti Simanjuntak STIKes Mitra Husada Medan
  • Lisbet Gurning STIKes Mitra Husada Medan
  • Angel Shesapatrisia Girsang STIKes Mitra Husada Medan
  • Anisa Br Munte STIKes Mitra Husada Medan

DOI:

https://doi.org/10.61214/ijcd.v4i2.1130

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi faktor risiko utama terjadinya penyakit jantung. Rendahnya kemampuan pasien dalam melakukan self-management, seperti kepatuhan minum obat, pengaturan pola makan, aktivitas fisik, pengendalian stres, dan pemantauan tekanan darah secara mandiri, berkontribusi terhadap meningkatnya komplikasi kardiovaskular. Oleh karena itu, diperlukan upaya pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan edukasi kesehatan untuk meningkatkan kemampuan pasien hipertensi dalam mengelola penyakitnya secara mandiri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan self-management pasien hipertensi sebagai upaya pencegahan penyakit jantung di Desa Bangun Rejo Tahun 2026. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, demonstrasi pengukuran tekanan darah, edukasi mengenai diet rendah garam, aktivitas fisik yang sesuai, kepatuhan pengobatan, serta pembagian media edukasi berupa leaflet. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran tingkat pengetahuan peserta menggunakan kuesioner sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) kegiatan. Kegiatan diikuti oleh pasien hipertensi dan keluarga yang berdomisili di Desa Bangun Rejo. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta mengenai pengelolaan hipertensi, pentingnya kepatuhan terhadap terapi, penerapan pola hidup sehat, serta upaya pencegahan penyakit jantung. Peserta juga menunjukkan peningkatan motivasi untuk melakukan pemantauan tekanan darah secara rutin, mengurangi konsumsi garam, berolahraga secara teratur, dan mengendalikan faktor risiko lainnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan self-management pasien hipertensi. Edukasi kesehatan yang berkelanjutan serta dukungan keluarga dan tenaga kesehatan diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan dalam pengelolaan hipertensi sehingga dapat menurunkan risiko terjadinya penyakit jantung dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat

Downloads

Published

2026-07-25

Issue

Section

Articles