PENGEMBANGAN KESEHATAN KOMUNITAS MELALUI DUKUNGAN KELUARGA DAN SKRINING KESEHATAN BERBASIS COMMUNITY AS PARTNER
DOI:
https://doi.org/10.61214/ijcd.v4i2.1129Abstract
Penyakit tidak menular masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang terus meningkat dan dipengaruhi oleh rendahnya kesadaran melakukan skrining kesehatan serta belum optimalnya dukungan keluarga dalam menerapkan perilaku hidup sehat. Pendekatan Community as Partner merupakan salah satu strategi pemberdayaan masyarakat yang menempatkan keluarga sebagai mitra utama dalam upaya promotif dan preventif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat, memperkuat dukungan keluarga dan meningkatkan kesadaran melakukan skrining kesehatan melalui pendekatan Community as Partner di Gereja GPP Gloria Kelurahan Binjai Kecamatan Medan Denai Kota Medan. Metode pengabdian dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan 50 peserta melalui tahapan registrasi, pre-test, penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, skrining kesehatan yang meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, indeks massa tubuh serta post-test dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan peserta meningkat dari 62,4% menjadi 88,8% dengan peningkatan sebesar 26,4%. Sebanyak 42 peserta (84%) memiliki kategori pengetahuan baik setelah edukasi, sedangkan hasil skrining menunjukkan 17 peserta (34%) mengalami hipertensi, 10 peserta (20%) memiliki kadar gula darah tinggi, 19 peserta (38%) memiliki kadar kolesterol tinggi, 13 peserta (26%) memiliki kadar asam urat tinggi, dan 12 peserta (24%) memiliki indeks massa tubuh di atas normal. Sebanyak 43 keluarga (86%) menyatakan siap mendampingi anggota keluarganya melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala dan 45 peserta (90%) berkomitmen menerapkan pola hidup sehat bersama keluarga. Pendekatan Community as Partner meningkatkan partisipasi masyarakat, memperkuat dukungan keluarga dan mendorong deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular sehingga berpotensi mendukung peningkatan kesehatan komunitas secara berkelanjutan.







