PEMBERDAYAAN KELUARGA DALAM PEMBUATAN (APIUM GRAVEOLENTS & BLACK GARLIC) MENURUNKAN TEKANAN PADA LANSIA & IBU HAMIL YANG HIPERTENSI DI DESA BANGUN REJO TAHUN 2026
DOI:
https://doi.org/10.61214/ijcd.v4i2.1127Abstract
Hipertensisalah satu penyakit tidak menular yang banyak dialami oleh lansia dan ibu hamil serta berisiko menyebabkan komplikasi kardiovaskular gangguan kehamilan apabila tidak dikendalikan secara optimal. Rendahnya pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam mendukung pengelolaan hipertensi menjadi salah satu permasalahan yang ditemukan di Desa Bangun Rejo. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan peran keluarga dalam pembuatan kombinasi bahan alam Apium graveolens (seledri) dan black garlic sebagai terapi komplementer untuk membantu pengendalian tekanan darah pada lansia dan ibu hamil yang hipertensi. Metode yang digunakan adalah pendekatan Community Empowerment dengan strategi Participatory Rural Appraisal (PRA) melalui tahapan identifikasi masalah, penyuluhan, demonstrasi, pelatihan pembuatan kombinasi seledri dan black garlic, praktik mandiri, pendampingan, serta evaluasi menggunakan pretest–posttest dan observasi keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan keluarga mengenai hipertensi dan pemanfaatan terapi komplementer, meningkatnya keterampilan peserta dalam mengolah kombinasi bahan alam sesuai prosedur, serta meningkatnya partisipasi keluarga dalam pemantauan tekanan darah dan penerapan pola hidup sehat. Pendekatan pemberdayaan keluarga mampu memperkuat peran masyarakat dalam pengendalian hipertensi berbasis komunitas. kegiatan ini memberikan kontribusi terhadap peningkatan kapasitas keluarga dalam mendukung pengelolaan hipertensi pada lansia dan ibu hamil serta berpotensi menjadi model intervensi promotif dan preventif yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.







