PERBEDAAN PENGETAHUAN SEBELUM DAN SESUDAH EDUKASI KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA SISWA SDN RAPPOCINI, SULAWESI SELATAN
Abstract
Masalah kesehatan gigi dan mulut masih banyak ditemukan pada anak sekolah dasar, terutama akibat kurangnya pengetahuan mengenai cara pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut yang benar. Rendahnya pengetahuan tersebut dapat memengaruhi sikap dan perilaku anak dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan gigi dan mulut menggunakan media animasi video terhadap peningkatan pengetahuan siswa kelas III. Pengabdian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental menggunakan One Group Pre-Test and Post-Test Design. Sampel pengabdian berjumlah 31 siswa kelas III yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang diberikan sebelum dan sesudah penyuluhan kesehatan gigi dan mulut berbasis video animasi. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Pengabdian ini menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 38,65 pada pre-test menjadi 41,45 pada post-test. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor sebelum dan sesudah penyuluhan. Dapat disimpulkan bahwa penyuluhan kesehatan gigi dan mulut menggunakan media animasi video efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa kelas III mengenai pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Kata kunci: kesehatan gigi dan mulut, video animasi, penyuluhan kesehatan, siswa sekolah dasar, pengetahuan.







